Thursday, August 6, 2020

Terapi Bekam Keperawatan

TERAPI BEKAM

bekam steril

 

Definisi:

Menggunakan metode penyedotan kulit dengan tekanan negatif pada bagian-bagian tertentu untuk mengeluarkan racun atau oksidan dalam tubuh.

 

Tindakan:

Observasi

-        Periksa riwayat kesehatan

-        Identifikasi kontraindikasi terapi bekam (mis. Bekam kering/basah)

-        Lakukan pemeriksaan fisik

Terapeutik:

-        Tentukan titik bekam

-        Tentukan jenis bekam yang akan dilakukan (mis. Bekam kering/basah)

-        Baringkan pasien senyaman mungkin

-        Buka pakaian pada area yang akan dilakukan pembekaman

-        Pasang sarung tangan dan alat pelindung diri lainnya

-        Desinfeksi area yang akan di bekam menggunakan kapas alkohol/alcohol swab

-        Olesi kulit dengan minyak herbal untuk meningkatkan peredaran darah (mis.minyak zaitun)

-        Lakukan pengekopan dengan tarikan secukupnya

-        Lakukan penyayatan pada area yang telah dilakukan pengekopan bekam kering

-        Lakukan pengekopan kembali setelah dilakuakan penyayatan

-        Buka kop dan bersihkan darah yang tertampung

-        Bersihkan area yang telah dilakukan pembekaman

-        Hindari pemebekaman pada area mata, hidung, mulut, areloa mamae, kelamin, dekat pembulu darah besar, varises, dan jaringan luka.

-        Lakukan sterilisasi alat pada alat-alat bekam yang telah digunakan

Edukasi:

-        Jelaskan tujuan dan prosedur terapi bekam

-        Anjurkan berpuasa sebelum pembekaman, jika perlu

-        Anjurkan tidak mandi selama 2-3 jam pasca bekam.

 

 

Referensi:

Kamaludin, Ridwan. (2010). Pengalaman pasien Hipertensi yang menjalani terapi alternatif Komplementer Bekam di Kabupaten Banyumas. Tesis. FIK. Universitas Indonesia.

Linquist, R., Snyder, M. & Tracy, M.F.(2014). Complementary/Alternative Therapies in Nursing (7th ed). New York Springer Publishing Company, Inc

Lowe, D.T. (2017). Cupping Therapy: An Analysis of the Effect s of Suction on Skin and the Possible Influence on Human Health. Complementary Therapies In Clinical Practice, 29, 126-168

Mekta, Piyush Dhapte, Vividha. (2015). Cupping Therapy: A Prudent for a plethora of medical Aliments. 5,127-134

Ridho. A.A. (2015). Bekam Sinergi, Rahasia Sinergi Pengobatan Nabi, Medis Modern & Tradisional Chinnese Medichine. Solo, Aqwamedika

Sarkosih (2012). Identifikasi Keselamatan Pasien Terapi Bekam di 4 Wilayah DKI Jakarta. Tesis. FKM. Universitas Indonesia.


No comments:

Post a Comment